artikel ini di buat untuk kebutuhan pembelajaran anak-anak SMK. sedikit pengertian DHCP.

Dynamic Host Configuration Protocol, digunakan untuk melayani request Ip Address dari client.  Gunanya adalah, kita tidak perlu lagi repot-repot mengkonfigurasi Ip pada computer, sebut saja   Zero Configuration. Client akan meminta Ip Address pada server,kemudian server akan    memberikan alokasi ip yang tersisa. Untuk pemberian ip otomatis pada setiap host.Jadi tidak  perlu susah payah memberi ip secara manual kepada setiap host. Disini kita menggunakan dhcp3-    server.

install dhcp3-server, ketikkan perintah

 #apt-get install dhcp3-server

Tunggu sampai selesai kemudian edit file dhcpd.conf

#nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf
#…
#A slightly different coinfiguration for an internal subnet.
subnet 10.1.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 10.1.1.100 10.1.1.200;
option domain-name-servers 202.134.1.10;
option domain-name “domainanda.com”;
option routers 10.1.1.1;
option broadcast-address 10.1.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
#. . .

Kemudian simpan dengan menekan tombol CTRL + O dan keluar dengan menekan CTRL + X
Restart service dhcp3-server

#/etc/init.d/dhcp3-server restart

Jika tidak terjadi error maka anda telah berhasil membuat debian anda sebagai gateway server Jika dalam komputer tersebut terdapat dua atau lebih ethernet, maka harus kita pastikan ethernet mana yang akan mendapat layanan dhcp server. Edit file default dhcp seperti berikut :

#nano /etc/default/dhcp3-server
#. . .
# On what interfaces should the DHCP server (dhcpd) serve DHCP requests?
# Separate multiple interfaces with spaces, e.g. “eth0 eth1″.
INTERFACES=”eth1″ #sesuaikandanganti “eth1”
#. . .

Kemudian simpan dengan menekan tombol CTRL + O dan keluar dengan menekan CTRL + X

Selanjutnya lakukan pengujian, pada sisi client yang menggunakan sistem operasi linux, gunakan perintah# dhclient eth0.Jika terdapat dhcp serve, maka komputer akan mendapatkan ip address secara otomatis.

Untuk konfigurasi windows sebagai dhcp client, kita harus merubah terlebih dahulu mode penentuan ip address pada NIC.Dalam hal ini, kita menggunakan STATIC (tetap) atau DCHP (berubah), karena kita akan menggunaka ndhcp, maka kita pilih DCHP atau jika di windows di sebut dengan “Obtain ip automatically”

selamat mencoba. kalau dapat kesulitan silahkan bertanya disini.